KAPAN AKHIR PERJUANGANMU WAHAI IBU?

Kapan Akhir Perjuanganmu Wahai Ibu?

Mulai dari engkau mengandung anakmu
Menanti kehadirannya selama 9 bulan
Lelah, susah payah membawanya dalam perutmu
Namun tak kau rasa lelah karena rindu penantian

Begitu anakmu lahir tak kunjung hilang penat
Ragamu menahan sakit
Sakit yang teramat sangat
Namun semua itu tak kau rasa sulit

Tangisan anakmu tak kenal waktu
Padahal ragamu sedang kurang berdaya
Kau angkat tubuh mungilnya dalam dekap tubuhmu, menyatu
Dengan aksa mu yang menatap memancarkan cahaya

Sabar mu mendampingi ia sampai dewasa
Memastikan ia tumbuh menjadi tauladan
Karena hatimu senantiasa menaruh asa
Hanya agar ia bahagia di masa depan

Sampai kapan wahai ibu?
Tidakkah kau lelah menapaki jalan ini?
Perjuanganmu sungguh tanpa batas wahai ibu
Bahkan peluh dan darah kau rela korbankan hingga kini

Waktumu yang tak terbatas
Bersama doa yang terus kau panjatkan
Sampai waktumu habis, kau terbebas
Surga menantimu, sebagai balasan kebaikan

Nulisbareng/ibunyanajma