JEJAK PANDEMI (PART 9)

Jejak pandemi (Part 9)

Hai, hari ini aku mau melanjutkan cerita yang terputus kemarin. Ini adalah cara aku mengikat ilmu. Kata Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam,

قَيِّدُوا الْعِلْمَ بِالْكِتَابِ

“Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya”

Jadi setiap kita belajar sesuatu siapkan catatan dan mulai tuliskan. Nah, sekarang kan era digital jadi saya memanfaatkannya buat menulis, semoga tidak hilang seperti catatan di kertas yang mudah usang.

Materi berikutnya adalah cara membuat video animasi menggunakan aplikasi Kinemaster.

Sebelum link tutorialnya dibagikan, kami diminta mengunduh terlebih dulu bahan-bahan yang akan digunakan untuk praktek. Bahan tersebut antara lain: tokoh animasi berupa kartun tanpa mulut, video animasi mulut, dan background. Beberapa gambar sudah disiapkan oleh coach, tapi boleh juga minta ke Jeng Google. Tutorialnya bisa diikuti melalui link ini ya.

Eh iya, untuk animasi mulut bergerak kalau tidak bisa menemukan di Jeng Google, bisa ambil dari link berikut aja.

Alhamdulillah, setelah belajar itu saya jadi tahu ternyata membuat video animasi itu tak sesulit yang dibayangkan. Hehehe.

Materi berikutnya adalah cara memperbaiki thumbnail youtube. Kalau untuk materi saya agak kesulitan menjelaskan, maklum ilmunya masih cetek banget. Jadi jangan bosan kalau saya kasih link saja ya. Berikut tutorial cara memperbaiki thumbnail youtube agar tampilannya lebih cantik.

Mau tahu ga hasil karya yang saya buat, ini gabungan dari dua materi di atas. Boleh main dan mampir ke chanel youtube saya di SINI tapi jangan kaget, isi youtube-nya belum banyak. Hehe. Tapi yang bikin saya seneng tugas saya dikasih komentar positif sama coach, “Wah kueren banget ini, terus membuat materi untuk di upload di youtube ya,potensi penontonnya banyak itu. Saya sudah subscribe. Sudah tayang 17 kali lho.” Gimana ga makin semangat belajar coba, haha. Efek pujian ternyata dahsyat untuk mendobrak rasa percaya diri.

Beliau juga memberikan tips dan masukan jika jumlah subscribe tidak perlu dipikirkan karena target youtube 1 tahun hanya seribu subscribe, yang  harus dikejar adalah viewer-nya. 1 tahun harus mencapai 4000 jam tayang. Terus kontennya jangan dicampur, kalau mau konten pendidikan ya pendidikan saja, kalau animasi ya animasi terus, kalau memasak ya memasak terus, jangan dicampur dengan konten yang lain. Waktu tonton yang dihitung ya hanya yang ditonton saja. Misalnya teman-teman buat konten youtube durasinya 15 menit tapi orang nonton hanya 3 menit, jadi yang dihitung pihak youtube ya hanya yang 3 menit itu.

Oh iya, teman-teman yang pengen buat chanel youtube saya kasih bonus tutorialnya. Cek saja ya di sini.

Lanjut materi berikutnya, belajarnya makin seru lho, setelah itu kita diajarkan juga cara membuat animasi tangan menulis. Silakan disimak tutorialnya.

Namun, yang diajarkan adalah cara yang instan, tidak manual seperti yang dibuat di kinemaster. Ini menggunakan menggunakan media yang sudah ada tapi ga kalah seru karena ini sangat mudah diaplikasikan khususnya untuk pemula seperti saya.

Bonus lagi, kami diajarkan cara membuat pamplet menggunakan aplikasi pixellab.

Oke. Dengan berakhirnya materi itu, maka berakhir sudah kelas  EKSEKUTIF Bersama OGI (Omah Guru Inovatif) dan kita diminta membuat tugas akhir yakni testimoni selama pembelajaran berlangsung. Boleh ceki -ceki testimoni yang saya buat, cus aja main ke akun saya di instagram.

Alhamdulillah, saya berhasil mengikuti kelas ini dari awal hingga akhir dan berhasil mendapatkan sertifikat kembali.Semoga terus semangat belajar mengotak ngatik karena ilmu kalau hanya dicatat tidak akan bermanfaat banyak, jadi perlu banyak berlatih dalam mengaplikasikannya.

Pesan terakhir dari Direktur OGI yang selalu saya ingat, “Ilmu itu masuknya sedikit demi sedikit, jadi kuncinya harus sabar. Berkarya dan terus berkarya, insya Allah hasil tidak akan mengkhianati proses. Semakin banyak karya yang kita hasilkan, secara tidak langsung menyakinkan orang lain bahwa kita mempunyai kemampuan lebih dari mereka. Secara psikologi hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri kita.”

Sekian, semoga bermanfaat.

Bogor, 6 November 2020
_Wina Elfayyadh_

#Nubar
#NulisBareng
#Level2
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week1day3
#RNB016JABAR
#rumahmediagrup