JEJAK PANDEMI (PART 18)

JEJAK PANDEMI (PART 18)

Masih lanjut lagi ya, semoga tidak bosan membaca tulisan saya.

Setelah kita melewati pintu ilmu splashing dan harsh lighting, sekarang kita menuju pintu ilmu landscave BEV (Bird Eye View).

Bird Eye View adalah salah satu angle dalam fotografi. Secara sederhana bisa diartikan sudut pandangnya sama seperti yang dilihat oleh burung yang sedang terbang atau bisa dibayangkan juga seekor burung yang sedang bertengger di atas gedung yang memandang ke bawah.

Hehehe, seru ternyata jadi seorang fotografer, harus bisa berbagai angle dalam mengambil gambar, termasuk pura-pura menjadi burung yang sedang terbang.

Karena ini menirukan burung, jadi pengambilan gambar harus dari posisi yang lebih tinggi. Kalau perlu naik genteng atau naik pohon hahaha. Nggak deng, nggak harus seekstrim itu. Bisa naik tangga atau kursi agar mendapatkan sudut pandang yang lebih luas.

Caranya sangat mudah, awalnya kamera diarahkan ke atas terlebih dulu, kemudian turun perlahan-lahan, lalur diakhiri dengan memfokuskan bidikan dan memotret objeknya. Hasilnya bagaimana? Tentu saja jadi lebih keren dibandingkan dengan foto asal jepret. Gambar yang dihasilkan mampu memberikan kesan yang luas dan melebar namun tidak mendetail. Oh iya, sebelum saya kelupaan, saat ambil foto jangan pakai fitur zoom ya, karena nanti hasilnya menjadi kurang tajam dan resolusi gambar menurun.

Ini foto hasil latihan saya:

Sumber: Dokumen Pribadi

Bagi saya, untuk mengambil foto ini adalah sebuah perjuangan. Mulai dari mikir mau ambil gambar dari mana (kan rumahnya hanya satu lantai) terus objek yang mau diambil apa (maklum lagi WFH ngulukutek wae di rumah).

Akhirnya, saat itu saya terpaksa ke asrama karena di sana gedungnya 3 lantai, rencananya saya mau ambil gambar dari lantai 3. Tapi begitu sampai asrama, ada pemandangan yang lebih menggoda, yakni danau dan restoran tempat para santri makan. Jadilah saya putuskan ambil gambar danau. Namun, setelah ambil gambar itu dua hari setelahnya kaki terasa pegal-pegal. Ish, lebay ya, tapi memang iya hahaha, akibat kurang gerak selama di rumah ditambah faktor U jadi deh ada efek yang terasa saat tiba-tiba harus naik tangga tanpa pemanasan dulu.

Ambil fotonya dari tempat flying fox. Lumayan, naik tangga ke atasnya agak gemetaran padahal tidak ada riwayat trauma atau phobia dengan ketinggian.

Saya juga sertakan gambar dari Jeng Google ya untuk memberikan gambaran seberapa kerennya sebuah foto jika diambil dari angle yang satu ini.

Sumber: Google

Oke, sementara cukup dulu ya, insya Allah saya lanjutkan lagi di tulisan berikutnya.

See you soon!

_Wina Elfayyadh_

#Nubar
#NulisBareng
#Level3
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week1day4
#RNB016JABAR
#rumahmediagrup