JANJI BERALASKAN AWAN

Jangan langgar sumpahmu atas nama Tuhan
Berat…
Catatan bisu ini sebagai saksi
Bahwa batu itu menangis

Bukan karena tajam nya parangmu
Namun karena tetesan air mata itu
Mana janjimu?
Mana ikrar yang kau ucapkan dulu?

Riang nya senandung
Kini perlahan menghilang
Lenyap…
Tak berbekas

Air langit menghapus jejakmu
Bumi merintih merindu
Mana janjimu?
Perlukah kutulis di langit beralaskan awan

Sedu sedan tak lagi terdengar
Kepasrahan datang, tergantikan…
Lepaskan, relakan
Bila itu menjadi beban

Tak ingin meminta
Sudah tak ingin memaksa
Biarlah..
Ku ikhlaskan..

Nubarnulisbareng/Dini Maysayu