JANGAN TUNGGU NANTI

Kuhirup dalam-dalam udara pagi ini, sejuknya terasa sampai menyapu dingin pipiku.

Netra ini belum sempurna melihat sekitar, bahu ini belum sepenuhnya berdiri kekar.
Masih terlihat malas, namun pemandangan di depan sayang untuk di lewatkan.

Pikiran sudah jauh melanglang entah ke mana, otak dan jari ini seolah ingin bergerak, menuangkan beberapa kata yang tak sanggup terbendung sudah.

Apalah daya, bola mata ini belum bisa di ajak bekerja sama.

Ah, ayolah…

Sekelebat bayangan ide untuk di tuangkan terus berdatangan, kata demi kata lancar di dalam khayalan.

Namun ketika tangan siap menuangkan, ah…
Mengapa menguap begitu saja?

Terkadang pergerakan bola mata mengikuti ke mana arah kata pergi, lucu…

Seolah ingin berkata “tetaplah di sini jangan pergi, tunggu aku”.

Namun waktu terus berjalan.
Bukan waktu yang harusnya menunggu kita, namun kita yang harus berjalan sejajar, berdampingan.

Sama hal nya dengan kebaikan, jangan menunggu. Lakukan hal terbaik yang bisa kamu lakukan saat ini. Tanpa harus menunggu mampu.

Bukankah semua itu tidak hanya tentang materi?

Nubarnulisbareng/Dini Maysayu