JANGAN LUPA BAHAGIA

Jangan lupa bahagia, dulu kalimat yang satu itu seringkali saya ucapkan baik kepada orang lain ataupun diri sendiri. Namun saya sendiri masih kebingungan menemukan kebahagiaan sesungguhnya.

Dulu, saya berpikir menuntut oranglain untuk bisa berbuat seperti harapan kita akan menciptakan kebahagiaan dalam diri sendiri. Namun ternyata itu hanyalah kebahagiaan semu. Semakin berharap kita kepada oranglain maka semakin rentan menemukan kekecewaan. Atau sebaliknya, memaksa diri menjadi seperti yang oranglain harapkan akan membuat jiwa bahagia. Ternyata ini juga tidaklah tepat.

Membahagiakan orang lain adalah suatu hal yang baik. Namun tidak semua orang bisa kita bahagiakan sesuai dengan harapan mereka begitu juga sebaliknya tidak semua orang bisa membuat kita bahagia. Yakinkan bahwa kita tetap bisa baik-baik saja menjadi diri sendiri.

Bahagia harusnya datang dari dalam diri kita. Sekalipun oranglain membuat kita terluka. Jika bahagia tercipta dari dalam diri sendiri maka kita tak akan mudah bersedih, roboh dan hancur karena oranglain.

Beberapa hal dibawah ini bisa membuat kita menemukan kebahagiaan dari dalam diri:

  1. Jujur kepada diri sendiri
    Ketidakjujuran hanya akan membawa pada ketidakbahagiaan. Menjalankan sesuatu yang sesungguhnya tidak sesuai dengan hati demi mendapatkan penilaian baik dari orang lain akan terasa melelahkan jiwa.

Memaksakan diri untuk tetap terlihat bahagia supaya disebut kuat, tegar dan hebat padahal hati sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja, ini hanya akan menyiksa diri sendiri.

Mulailah jujur terhadap diri sendiri. Luangkan waktu untuk bisa berkomunikasi dengan diri kita tanpa menyangkal keadaan-keadaan yang sebenarnya.

  1. Menerima kekurangan diri sendiri
    Dengan jujur terhadap diri sendiri kita bisa dengan mudah melihat kekurangan atau kelebihan yang ada dalam diri kita. Mulailah melakukan penerimaan terhadap segala yang ada pada diri.

Saat kita menemukan sesuatu hal dalam diri yang tidak sesuai dengan harapan kita, berusahala untuk menerimanya dengan lapang dada. Dengan begitu maka perasaan akan terasa lebih ringan dan lega.

  1. Memaafkan diri sendiri
    Memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang pernah dibuat akan mampu membawa kita pada kedamaian.
  2. Berdamai dan mencintai diri sendiri
    Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihan diri serta berusaha memaafkannya, mulailah mencintainya. Mencintai diri sendiri adalah pondasi dalam meraih ketenangan batin.
  3. Hargai diri sendiri
    Jangan izinkan oranglain merendahkan atau menyakiti kita. Sebagai manusia, tidak semua orang bisa menjaga perasaan kita. Tak perlu ikut-ikutan merendahkan diri sendiri karena cacian oranglain.

Tak perlu juga membangga-banggakan diri secara berlebihan karena pujian oranglain. keduanya hanya akan membawa kita pada kehancuran jiwa.

Tetaplah menghargai diri sendiri dengan takaran yang pas. Jadi, Jangan lupa bahagia.

Nubarnulisbareng/Titin Siti Patimah