Inilah 5 Kebahagiaan ala Lithaetr di Kala Corona Virus Tiba

Inilah 5 Kebahagiaan ala Lithaetr di Kala Corona Virus Tiba

Assalamualaikum pengunjung web rumah media.

Gambar: Canva

Berkaca dari quote di atas, saya pun juga belajar dari kalimat bijak ‘Di balik setiap Peristiwa pasti ada Hikmah yang dapat dijadikan pelajaran di dalamnya’. Itulah mengapa saya hari ini mau membahas tentang kebahagiaan yang saya dapat ketika virus corona tiba.

Kok, ada virus malah bahagia? Bukannya kita harus hati-hati? Betul, kita harus hati-hati dalam menghadapi penyebaran virus corona atau covid-19 ini, dengan menjaga kebersihan diri serta lingkungan dan memperbanyak kegiatan di rumah.

Memperbanyak kegiatan di rumah juga menjadi salah satu anjuran pemerintah, makanya banyak sekolah-sekolah yang diliburkan dan kantor-kantor yang memungkinkan karyawannya bisa bekerja dari rumah, maka bekerjalan di rumah. Ternyata dengan adanya kebijakan tersebut, saya merasa mendapatkan banyak hikmah di dalamnya. Mau tahu apa saja hikmah dan kebahagiaan tersebut? Tetap membaca ulasannya di sini, ya.

5 Kebahagiaan Ala Lithaetr Ketika Corona Tiba

1. Mendekatkan seluruh anggota keluarga

Setelah ada kebijakan sekolah diliburkan dan karyawan yang mungkin kerja di rumah, yang tadinya keluarga hanya bisa berkumpul di hari sabtu dan ahad, sekarang bisa 7 hari 24 jam. Hal ini juga yang terjadi dalam keluarga saya dan berkumpulnya seluruh anggota keluarga di rumah adalah kebahagiaan bagi saya.

Kumpul Keluarga

Kami bisa kembali bercengkerama, berkumpul, tertawa, menangis, kecewa, dan mengeluarkan seluruh perasaan setiap harinya. Bagi anak-anak, khususnya anak-anak saya yang masih kecil-kecil ini seru. Akur dan ributnya sama-sama dalam porsi yang sama, hehehe. Itulah yang akan membangun kedekatan mereka kelak.

2. Belajar agama bersama keluarga

Semenjak kami kumpul bersama 7 hari 24 jam dan ditambah juga kebijakan untuk meminimalisir kegiatan salat berjamaah di masjid serta menghadiri pengajiaan, jadilah kami sekeluarga memilih belajar agama lagi di rumah.

Anak-anak belajar agama dan mengaji kembali pada kami, ayah dan bundanya. Mulai dari Salat hingga membaca Alquran serta hafalan surat, kami lakukan bersama-sama. Sungguh kebahagiaan dan nikmat yang luar biasa. Nikmat mana lagi yang kamu dustakan?

3. Pendidikan anak-anak kembali kepada orang tuanya

Kreasi Maket Laut

Anak-anak adalah tanggung jawab orang tua. Inilah pesan Allah Swt terhadap para orang tua, tapi dengan adanya guru di sekolah, terkadang kita lupa kalau kitalah yang pendidik awal bagi anak-anak. Dari kitalah, orang tuanya belajar skill untuk kehidupannya. Dengan adanya kebijakan ini, akhirnya kembali menenggakkan ajaran Islam, kalau pendidikan anak-anak itu harus dari orang tuanya.

4. Belajar hal-hal baru

Kreasi Origami

Saya sangat tidak menyukai hal-hal yang berkaitan dengan kerajinan tangan, melukis, dan menggambar. Namun karena anak-anak semua kumpul di rumah, jadilah saya harus melakukan kegiatan-kegiatan seru bersama mereka, salah satunya dengan melipat origami dan membuat kerajinan tangan. Ternyata mempelajari hal-hal baru cukup menyenangkan.

5. Lebih Peduli dengan Kebersihan

Poin ke-5 ini cukup penting, dengan adanya seluruh anggota di rumah kami, saya dan suami, akhirnya lebih konsentrasi terhadap kebersihan. Kami lebih cerewet lagi soal cuci tangan, cuci kaki, dan menutup mulut saat bersin atau batuk. Kemudian mengajari anak-anak untuk menyapu dan beres-bereskan sendiri mainannya, menjadi hal-hal yang kami gaungkan ke anak-anak.

Kami berharap dan berdoa kalau wabah ini bisa segera berhenti, tapi saya sadar selalu ada hikmah di balik setiap peristiwa. Saya bahagia dengan adanya kebijakan kalau kami sekeluarga harus banyak beraktivitas di rumah. Kalau sobat sendiri, apa yang kalian rasakan dengan adanya wabah ini? Silakan menjawabnya di kolom komentar, ya.

Sumber: https://bit.ly/dampak-corona-bagi-lithaetr

rumahmediagrup/lithaetr