INFEKSI SALURAN KEMIH part 2

Beruntungnya Sarah karena dr. Iwan ada jadwal praktek di sore hari. Setelah menunggu Sam pulang kerja, mereka pun berangkat menuju rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, Sarah segera menuju loket di lantai 1 untuk mengambil berkas, yang hanya tinggal print saja karena pendaftaran sudah dilakukan melalui telepon tadi siang.

Ruang praktek dr. Iwan ada di lantai 4. Antrian sudah terlihat banyak, sepertinya dr. Iwan termasuk dokter favorit di rumah sakit ini. Disain lantai 4 ini sepertinya dikhususkan untuk pasien anak. Dindingnya penuh gambar tokoh kartun dilengkapi dengan aquarium besar berisi ikan badut, nemo, membuat anak-anak betah dan tidak rewel dalam menunggu.

Akhirnya tibalah giliran Aisyah diperiksa. Dokter dan perawat yang ramah menyambut mereka di dalam ruangan. Setelah mendengarkan keluhan yang disampaikan oleh Sarah, dr. Iwan pun memeriksa Aisyah. Aisyah tampak nyaman diperiksa, tidak menangis sama sekali ketika stetoskop menempel di dadanya lalu ke perutnya.

Dr. Iwan meminta agar Aisyah diperiksa lebih detil lagi dengan melakukan pemeriksaan lab. Namun kali ini tidak hanya sample darah saja yang diambil melainkan sample urine juga ikut diperiksa. Dr. Iwan meminta cito untuk hasilnya alias segera atau ditunggu secepatnya.

Setelah mendapatkan hasil lab, Sarah dan Sam segera kembali ke lantai 4 untuk menyerahkan hasilnya ke dr. Iwan. Masih ada pasien di ruangan dr. Iwan, membuat mereka harus menunggu lagi. Hati Sarah gelisah, apakah gerangan hasilnya. Sementara untuk mengintip kertas hasilnya mereka tak berani karena berada dalam amplop tersegel rapat.

*** Bersambung.

Nubarnulisbareng/ Ria Fauzie