HARI KEDUA

Ujian secara online menggunakan sistem CBT atau Computer Based Test kali ini masih belum berjalan mulus. Hari pertama, seperti yang sudah diceritakan kemarin, mengalami kendala tidak bisa masuk laman ujian. Terlambat beberapa menit baru bisa masuk. Untungnya jam kedua lancar-lancar saja.

Hari ini jam pertama, tak ada kendala. Istirahat 30 menit lalu dilanjutkan dengan jam kedua. Nah di jam kedua ini ada olahraga jantung lagi. Ketika di klik soal ujiannya, halaman yang muncul adalah halaman kosong. Hanya tertulis soal nomor 1 tapi soalnya tidak ada. Mencoba keluar dari halaman ujian, malah mendapat peringatan ujian akan berakhir dalam sekian detik lagi.

Tentu saja kepanikan melanda para wali murid. Grup kelas di aplikasi hijau, tak henti-hentinya berbunyi, sahut menyahut menanyakan hal tersebut.

“Soalnya tidak ada bu guru.”

“Sama, soalnya juga tidak muncul.”

“Sabar ya Bu, saya lapor ke panitia ujian dulu,” jawab ibu wali kelas.

“Eh iya, anakku juga tidak ada soalnya, kosong,” ujar salah seorang wali murid lengkap dengan mengirimkan foto layar yang kosong tanpa soal.

“Ibu, coba masuk ke daftar ujian lalu pilih soal baru,” wali kelas kembali memberikan pengumuman.

“Bu, ini ada penambahan waktu ga?”

“Iya Bu, lumayan ini waktu yang terbuang.”

“Coba saja dikerjakan dulu, biasanya anak-anak cepat mengerjakannya,” jawab bu guru.

Benar saja, belum sampai waktu yang ditentukan, sudah banyak yang keluar dari laman ujian. Ah, dasar anak-anak yang terlalu santai atau dasar ibu-ibu yang terlalu panik? Apapun itu, alhamdulillah hari kedua sudah dilalui.

Nubarnulisbareng/Ria Fauzie