Handphone Menguasai Segalanya

Sumber foto: Google

Sudah beberapa tahun belakangan ini, hampir semua orang mempunyai handphone. Makin hari makin parah bagaimana handphone sudah mengalahkan segalanya. Dulu orang menghabiskan waktu dengan menonton televisi, sekarang sudah dikalahkan oleh handphone.

Lebih asyik nonton apa aja dari handphone. Televisi hanya nongkrong tak pernah lagi disentuh termasuk aku. Dulu aku masih menjadi budak handphone.

Tiap kali baterai hampir habis sudah bingung. Signal tak nampak juga pusing, apalagi kalau handphone ketinggalan. Padahal kalau dipikir hanya benda kecil sampai mengalahkan keluarga juga.

Tiap hari bangun tidur handphone yang dicari, seakan berat berpisah sedetik saja. Sebentar lihat facebook, berapa yang nge-like. Sebentar lihat chatting, youtube, instagram dan masih banyak aplikasi lain.

Puji Tuhan sejak makin sembuh dari luka batin, sudah berdamai dengan diri sendiri dan orang lain yang menyakiti, dengan sendirinya aku dapat melepas segala keterikatan. Sekarang sudah tidak bingung kalau handphone ketinggalan.

Kecuali kalau naik pesawat, mau tidak mau harus membawa handphone, karena bukti tiket ada di sana. Masa pandemi ini yang membuatku tetap tenang walaupun hanphone ketinggalan. Ada sisi positif dalam kondisi yang tidak menyenangkan ini, tapi masih ada sisi positif di baliknya.

Lebih baik memang kita harus mulai mengurangi kebiasaan tergantung pada handphone atau apapun. Selain sayang mata, juga lebih tenang saat sudah melepas ketergantungan terhadap apapun.

Semangat latihan melepas ketergantungan dengan apapun. Sehingga kita tidak menjadi budak terutama handphone.

The Power of Thinking💖

The Power of Forgiveness💖

Wenny Kartika Sari