Hal Yang Harusnya Dilakukan Saat Di Rumah Aja

Saat ini, kita sedang menjalani masa Social Distancing dengan cara di rumah aja, serta work from home dan school from home. Dikutip dari pernyataan  Dr. Resna Murti Wibowo, Sp.PD, MKes (Dosen FKK Universitas Muhammadiyah Jakarta – dokter internist RSU Bunda, Margonda, Depok), sebenarnya ada hal yang harusnya dilakukan saat sedang #dirumahaja, yakni:

1. Kontrol cemilan dan makanan.

Saat banyak makan dan cemilan tak terkontrol berat badan semakin bertambah. Bisa berakibat kancing baju pun semakin menjauh, ikutan jaga jarak. “Kegemukan” akan mempermudah tingginya kadar radikal bebas dan akan menurunkan imunitas tubuh kita beresiko terkena penyakit.

2. Kontrol minuman manis.

Terkadang kita ingin lebih relaks, minuman manis sebagai andalan pengisi rasa santai. Apalagi dengan tren minuman kekinian sekarang yang didominasi gula aren dan boba. Ingat, minuman manis yang terlalu sering dan berlebihan akan membuat gangguan kadar gula darah dan risiko Diabetes Mellitus. Sebelumnya, akan mengakibatkan timbunan kadar gula yang kemudian dikonversi menjadi lemak. Lemak ini akan disimpan dalam pembuluh darah dan bagian tubuh lainnya hingga akhirnya bila jumlahnya terlalu banyak, bisa membuat penyakit Diabetes Mellitus, dan resiko penyakit kardiovaskular.

3. Mager alias Malas Gerak.

Zaman sudah makin modern, meskipun WFH, banyak ojek online sebagai penyelamat pemenuh kebutuhan kita sehingga tidak perlu keluar rumah. Akibatnya gerakan pun semakin berkurang. Apalagi jika di rumah hanya rebahan saja, sekadar sit up atau olah raga ringan lain, malas dilakukan.

Ditambah keadaan di rumah  dibantu oleh ART dan mesin canggih serta remote, membuat kita semakin malas. Hati-hati, badan berubah makin bengkak dan kontrol kesehatan kita akan lebih buruk akibat kurang gerak. Ingat, usahakan tetap bergerak ya.

4. Berjemur dengan perhatian.

Untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, berjemur memang penting, tetapi paling baik di rentang waktu pukul  8 – 10 pagi. Jangan terlalu lama, cukup 5 s.d 15 menit. Semakin lama berjemur akan memperburuk kondisi kulit kita, bahkan bisa merubah warna kulit menjadi sawo kematangan. Bila perlu, lindungi kulit dengan sunblock sebelum berjemur.

5. Bijak membaca sosmed.

Dalam masa sekarang, semua berita ada di sosmed, bahkan akhir-akhir ini terlalu banyak berita mengenai Covid-19 di semua sosmed. Dari grup WhatsApp, FB, IG, sampai di media online. Hal ini bisa membuat ketakutan bertambah apalagi jika beritanya terkesan menakut-nakuti. Jangan lupa,  disaring dulu sebelum di-sharing beritanya ya ….

Selain itu, bacalah info lain yang membangkitkan optimisme kita. Seperti hobi memasak, cara olahraga yang mudah, religi, sampai parenting. Sehingga isi sosmed kita positif. Sesekali bisa lihat perkembangan covid19, jangan terlalu sering hingga membuat negative thinking.

Upayakan mencari hal yg dapat membantu meningkatkan optimisme kita untuk menghadapi Covid-19.

6. Perbanyak beribadah, berdoa, dan mengaji.

Sebelum masa sekarang, mungkin banyak diantara kita yang sibuk dalam pekerjaan dan kesibukan duniawi lainnya yg membuat kita sulit untuk banyak berkomunikasi atau beribadah kepada Allah SWT. Sekarang dengan berdiam diri di rumah, saatnya kita memperbaiki kesehatan rohani kita dengan lebih banyak beribadah. Ibaratkan masa berdiam diri di rumah seperti mobil sedang di bengkel untuk cek up rutin dan diservis. Tubuh kita pun perlu diistirahatkan di rumah dulu, perlu diservis ruhaniyahnya dengan lebih khusyuk beribadah dan menambah amal soleh lain.

Semoga tips ini bisa bermanfaat untuk pembaca sekalian. Salam sehat, mari sama-sama berdoa semoga wabah ini cepat berlalu dan keadaan segera membaik.