Devoyage, Kampung Eropa di Bogor

Devoyage, Kampung Eropa di Bogor

(Sebuah Review Perjalanan)

Pekan lalu, kami sekeluarga mendapatkan waktu untuk jalan ke sebuah tempat yang sudah lama ingin dikunjungi.

Aslinya sih ingin keliling Eropa beneran, tapi masih harus mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Jadi, saat tahu ada beberapa destinasi wisata yang menyerupai Eropa, saya semangat sekali untuk mengunjungi. Anggap saja ini langkah pertama untuk mewujudkan mimpi, insya Allah suatu saat nanti bisa mengeksplor tempat aslinya.

Ada beberapa destinasi yang bisa mengajak kamu keliling Eropa tanpa harus keluar banyak biaya. Misalnya Bandung yang mempunyai Kota Mini Lembang, Farm House, The Ranch, dan Kampung Tulip. Cianjur yang mempunyai “Little Venice Kota Bunga”. Lampung dengan “Little Europe” dan Yogyakarta dengan “Taman Merapi Park”. Kabar baiknya di Bogor selain The Ranch Mega Mendung, juga ada Devoyage Bogor.

Nah, lokasi terakhir inilah yang akhirnya bisa saya kunjungi karena memang lokasinya paling dekat dengan domisili saat ini.

Devoyage Bogor bisa berkunjung ke alamat ini. Tiketnya jika week days seharga Rp35.000 dan weekend Rp40.000.

Pertama kali masuk tempat wisata ini, kita disuguhi pemandangan yang menarik seakan-akan kita berada di wilayah Paris dengan replika Eiffel Tower-nya.

Boleh berkeliling ke arah kanan maupun kiri. Di sepanjang perjalanan mata kita dimanjakan dengan pemandangan yang menarik. Seakan-akan kita sedang keliling Eropa beneran. 😂 Konon katanya di sini ada 150 spot foto yang instagramble.

Saya mulai perjalanan dari sebelah kiri, melewati jembatan dan masuk di bawah menara Eifel yang dikelilingi oleh sungai-sungai yang bisa di kayuh dengan perahu-perahu kecil.

Selain ada miniatur Menara Eifel, ditemukan juga beberapa red phone box yang akan ditemui di depan gedung bangunan tua berwarna warni klasik. Kita juga temukan kincir angin khas Belanda sama sungai Venesia dan kano khas Itali.

Di samping kincir angin ada juga jembatan dan gembok cinta yang sudah terpasang banyak gembok dari pengunjung sebelum-sebelumnya. Tapi saya ga latah ikutan masang gembok cinta lho. 😁

Beberapa photo booth dan mural keren yang bisa dijadikan spot buat berfoto disediakan di sana.

Sayang, karena saya sudah lelah (maklum masih jadi “momy Kanguru”) jadi tidak sempat masuk ke dalam waha permainan robin hood dan labirin. Untuk masuk ke sini sepertinya kena tiket tambahan sekitar Rp30.000. Sebagai gantinya saya belok ke wahana permainan anak, lumayan bisa melepaskan gendongan sebentar.

Pokoknya seru deh, kita serasa berada di perkampungan Eropa deh kalau berada di situ. So, kalau ada waktu luang silakan kunjungi Devoyage Bogor. Dijamin betah berlama-lama di sana, apalagi bagi kamu yang suka nambah koleksi foto cantik di instagram.

rumahmediagrup/wina