DEAR LEMAK

Adakah diantara anda yang ingin punya berat badan ideal tapi ga suka olahraga seperti saya? Hehe…

Anda ga perlu khawatir. Kita tetap bisa menjaga berat badan sekaligus kesehatan walau belum rajin olahraga.

Namun terlepas dari keinginan punya berat badan ideal, ada hal yang lebih penting lagi, yaitu tubuh yang sehat. Itulah tujuannya, bukan sekedar pamer punya badan langsing atau seksi semata.

Taukah anda bahwa kesehatan kita berawal dari kesehatan usus kita. Dengan kata lain, banyak tergantung dari pola makan kita. Jika usus sehat, maka tubuh juga terjaga kesehatannya. Begitupun sebaliknya.

Salah satu upaya menjaga kesehatan usus adalah dengan memilih makanan yang kita konsumsi. Jika diumpamakan usus adalah panci tempat kita memasak, maka ia akan terjaga jika digunakan untuk memasak makanan yang mudah dicerna.

Sedangkan makanan yang sulit dicerna usus, akan sulit diurai dan pada akhirnya membusuk di usus. Usus menjadi layaknya tempat sampah. Anda dapat membayangkan usus yang dipenuhi dengan makanan yang sulit dicerna?

Membusuk, berbau dan membawa kuman penyebab aneka penyakit yang tumbuh dengan bahagia. Ini tercermin salah satunya dari kelancaran BAB, warna, bentuk dan baunya.

Apa saja makanan yang mempersulit kerja usus kita?
Untuk mengingatnya, makanan itu terbagi menjadi 4 golongan :

  1. Produk hewani dan turunannya : daging, susu, keju dan lainnya produk dari hewan.
  2. Mi dan roti dari tepung putih
  3. Makanan yang mengandung gula putih
  4. Makanan dengan banyak minyak : gorengan

(Sumber : Buku Revolusi Makan oleh Dr. Hiromi Shinya).

Sedangkan makanan yang mempermudah kinerja usus adalah buah-buahan dan sayur, terutama sayur mentah.

Kalau dicermati, 4 golongan makanan yang mempersulit kerja usus itu adalah makanan-makanan yang banyak kita gemari bukan?

Dulu saya tidak memikirkan korelasi antara kegemukan dan kemampuan menahan nafsu. Namun sekarang saya makin yakin bahwa keduanya memang berkaitan erat!

Jika kita mampu mengendalikan nafsu dalam memilih makanan yang kita beli di supermarket, mengendalikan nafsu saat membeli makanan di mall, mengendalikan nafsu untuk mengurangi porsi makan berlebihan, kegemaran jajan manis dan gorengan, tentu berat badan kita akan terjaga lebih ideal.

“Ga papa gemuk, yang penting sehat”. Cukup sering saya mendengar kata-kata seperti ini. Namun saya sama sekali ga sependapat, sebab gemuk lebih rentan sakit dibandingkan yang berat badannya lebih ideal.

Semoga makin hari kita makin sehat, berat badan makin ideal, lincah dan awet muda.

Renny Artanti
Pembelajar hidup
Co Founder Xcellence International Training