COVID, ARE YOU THERE?

Sungguh suatu pertanyaan konyol, yang baru saja muncul di benakku. Aku sangat berharap ia akan menjawab bahwa ia akan pergi sebentar lagi. Mungkin itu juga harapan yang sama bagi setiap insan di muka bumi ini.

Covid sudah menjadi pandemi, yaitu keadaan dimana suatu wabah penyakit yang menyebar di wilayah yang luas. Dalam kasus ini sudah menyebar di seluruh dunia. Setiap hari berita TV lokal, nasional bahkan internasional selalu memberikan perkembangan terkini dari penyakit ini.

Indonesia sendiri, baru pada 2 Maret 2020 mengumumkan ada kasus pertama. Selanjutnya kebijakan lockdown di jalankan di akhir Maret. Pemerintah daerah kota Tegal yang pertama kali mengambil kebijakan tersebut untuk kotanya.

Akhirnya secara nasional diambil keputusan untuk meliburkan sekolah dan perkantoran. Mulailah ada istilah SFH, WFH alias school from home dan work from home. Pusat hiburan ditutup. Rumah makan hanya boleh melayani pesan antar ataupun pesan lalu dibawa pulang. Tidak ada lagi pelayanan makan di tempat. Perekonomian terguncang. Banyak perusahaan yang gulung tikar. Tidak sedikit karyawan yang dirumahkan. Membuat orang harus berpikir kreatif untuk bisa mendapatkan penghasilan.

Satu tahun sudah berlalu, grafik covid 19 sudah menunjukkan penurunan. Namun siapa sangka, jika di bulan Juni 2021 grafik menunjukkan peningkatan tajam. Kasus demi kasus kembali merebak di sejumlah kota. Bahkan rumah sakit pun mulai kehabisan ruangan untuk pelayanan.

Akankah ini terus seperti ini? Sampai kapan ini akan berakhir? Sesungguhnya itu semua bergantung pada setiap diri kita. Sejauh mana kita mau melaksanakan protokol kesehatan yang sudah dicanangkan. Mau cepat usai pandeminya? Ya harus disiplin ketat manusianya.

Nubarnulisbareng/Ria Fauzie