C-19 EVERYWHERE part 2

Dari jendela Sarah mengintip, terlihat ada sekumpulan bapak-bapak di luar. Sepertinya sedang membicarakan sesuatu hal penting. Tak jelas apa yang dibicarakan namun samar wajah mereka tampak serius.

Tak berapa lama, mereka saling mengangguk. Seolah memberi kode ke salah seorang dari mereka.

Nguiiiing.

Terdengar suara sirene dari toa yang dipegang oleh seorang bapak. Suara itu terdengar kembali, hingga 4 kali.

“Bapak-bapak, ibu-ibu, perhatian. Corona kembali merebak. Jangan lupa, pakai masker jika mau keluar rumah. Terus terapkan protokol kesehatan. Mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan menghindari keluar rumah jika tidak perlu.”

Kata-kata itu terus diucapkan berulang sambil keliling kampung. Diharapkan banyak warga yang mendengar dan mau melaksanakan anjuran tersebut. Sarah sedikit ngeri, apakah di kampung ini sudah banyak warga yang positif?

Sarah menggelengkan kepalanya, mencoba untuk berpikiran positif. Sepertinya wajar saja perangkat desa melakukan hal tersebut. Tentu saja demi melindungi warganya agar terhindar dari virus ini.

Sarah berharap, ada perubahan yang dilakukan warga di kampungnya setelah ini. Semoga apa yang dilakukan bapak-bapak perangkat desa malam ini, dapat menyentuh hati warga. Besar harapan Sarah, semua warga sehat-sehat selalu.

Kamu sendiri bagaimana? Sudah menerapkan protokol kesehatan belum? Semoga sudah ya. Perlahan tapi pasti, kita semua sehat kembali dan C-19 segera pergi dari bumi yang kita cintai.

Nubarnulisbareng/Ria Fauzie