Broken heart

Tak perlu kau menipu dirimu sendiri, saat kuketuk hatimu dengan segala rasa menyibak kalbu penuh dengan cinta

Tapi kau…tanpa makna tanpa rasa menghalauku dengan rasa hina. Saat rasa cinta tumbuh syahdu dalam bilik hatiku, aku selalu menunggumu.

Aku tak perduli meski hari-hariku ditikam bosannya sembilu saat fajar menyingsing hingga merahnya sang lazuardi mengingatkanku, kau dicengkram rasa cemburu yang tak perlu…

Hingga saat tempias rinai hujan mengiringi berlalunya aku, melupakan segenap jiwa tentangmu, kupecahkan bongkahan asa bersamamu menjadi puing- puing kaca yang menggores

Sisakan luka…

LellyHapsari/RumahMedia