Benteng Rindu

Sebenarnya ada rindu yang mendalam
Yang tak pernah ku sampaikan
Aku memilih untuk berulang kali mematahkannya
Saat rasa itu semakin menggebu

Ada deru nafas dalam ingatan
Yang terasa semakin mendekat pada wajahku
Namun berkali kali
Aku tepiskan bayangan nya

Aku tak ingin menjadi lemah lagi
Karena semakin aku mendamba aku pula kecewa
Biarlah aku seperti ini sekarang
Menikmati setiap rasa rindu itu dibalik bentengku