Belajar dari Anak

Sumber foto: Google

Tidak bisa dipungkiri bahwa anak zaman sekarang lebih pintar dari orang tuanya. Itupun bila orang tuanya sudah bisa berdamai dengan dirinya sendiri, baru bisa menyadarinya. Masih ada beberapa orang tua yang kolot selalu merasa dirinya paling mengerti segalanya.

Kalau mau jujur, anak lebih mudah beradaptasi dibanding orang tuanya. Terutama masa pandemi sekarang ini, anak-anak yang dulunya ingin sekolah tatap muka (offline) harus menerima kenyataan sekolah online. Sekarang mereka nyaman saja walaupun di rumah saja. Dari pengamatanku malah banyak orang tua yang stres.

Aku membiasakan dialog dua arah sejak anakku Aurel masih kecil. Aurel sendiri merasa bersyukur karena didikan seperti itu membuatnya cepat dalam mengambil keputusan yang sulit. Jangan terlalu banyak larangan juga terhadap anak, karena membuat anak tidak berani membuat keputusan.

Bila mau menjadi orang tua yang berjiwa besar akan melahirkan anak berjiwa besar pula. Saat anak menyadari bagaimana orang tua tidak ragu untuk belajar darinya, anak akan menghargai apa yang dia miliki. Mindfulness Parenting sangat diperlukan supaya tidak melahirkan anak dengan kepribadian yang sulit.

Jangan pernah ragu untuk belajar dari anak. Tidak perlu gengsi, sebaiknya mau berjiwa besar mengakui kelebihan anak. Anak pun pasti mengerti.

The Power of Thinking💖

The Power of Forgiveness💖

Wenny Kartika Sari