BAPAK

Album Kenangan 2016

Bapak, Lelaki pertama sekaligus cinta pertama anak perempuan sepertiku dan Bapak menjadi yang tak pernah tergantikan dihati. Betapa banyak kerinduan yang tak dapat kunyatakan saat bapak masih ada sampai kini telah tiada.

Bapak, meski tak sepenuhnya berada membersamaiku sejak kecil hingga dewasa, tapi aku yakin rasa sayang bapak padaku begitu besar dan luas. Hanya saja semuanya menjadi terbatas karena banyak hal.

Sebagai seorang anak, adalah hal yang wajar saat aku ingin berlama-lama menghabiskan waktu bersama. Tapi sampai Bapak tiada aku hanya dihantui oleh rasa takut akan komentar-komentar. Rasaku terpendam.

Bapak, Betapa remuk hatiku menyaksikan kepergianmu. Rontok rasanya segala tulang dan sendi-sendi tubuhku saat kuhadapi kenyataan bahwa kau pergi untuk selamanya. Meski firasat akan kepergianmu sudah kurasakan beberapa bulan sebelum hari itu tiba.

Maafkan aku atas segala harapan-harapan yang tak sempat terwujud semasa hidupmu. Semoga mendapat ketenangan, kenikmatan dan kemuliaan di alam sana.

Bapak, aku sedang berusaha menerima perjalanan hidup. Perjalanan hidup aku dan bapak yang jauh dari semsetinya sesuai harapan kebanyakan anak dan orangtua. Begitu banyak hal yang menyesakkan dada. Tapi, aku harus tetap kuat menjalani hidup tanpamu.

Bapak, terimakasih atas segala kebaikan yang pernah kau perjuangkan untukku.

Pangalengan, 6 Juli 2021

Nubarnulisbareng/Titin Siti Patimah