Awas, di rumah aja.

Awas, di rumah aja

Adanya virus covid-19, pemerintah menganjurkan warganya untuk dirumah aja, pekerja bekerja dari rumah dan murid-murid belajar dari rumah. Anjuran ini tentulah mengandung pro dan kontra, itu hal yang biasa.

Tapi kalau ditelaah lebih jauh, dirumah aja selain bisa untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona, juga memiliki beberapa nilai positif yang kiranya perlu kita syukuri, empat diantaranya yakni :
1. Punya banyak waktu bersama keluarga.

Sebagian keluarga yang baik suami maupun istri bekerja kantoran waktu untuk keluarga menjadi terbatas, biasanya baru bisa berkumpul bersama disore atau malam hari, bahkan ada pula yang baru bisa berkumpul bersama keluarganya diweekend.

Dengan adanya anjuran tetap di rumah, bekerja dari rumah, waktu sarapan bersama dipagi hari lebih panjang, tanpa perlu terburu-buru, khawatir telat ke kantor. Bisa juga melakukan aktivitas berjemur bersama biar tubuh sehat, waktu bermain bersama buah hati lebih banyak dan bisa ikut mengawasi kegiatan belajar anak-anak yang juga belajar dari rumah.
2. Sadar akan kebersihan

Menurut para ahli, virus ini suka hidup ditempat kotor dan lembab, anjuran untuk menjaga kebersihan tempat tinggal dan sering mencuci tangan pun tampaknya dipahami dan dilaksanakan dengan baik oleh setiap rumah tangga, sampah diletakkan pada tempatnya, lantai rajin dibersihkan dan dipel, disemprot dengan cairan disinfektan, setelah melakukan aktivitas setiap anggota keluarga terbiasa untuk mencuci bersih tangannya.

3. Hemat

Tetap di rumah, digadang-gadang mampu menghemat pengeluaran, mengingat kita tak perlu lagi membayar secangkir kopi untuk kongkow bersama teman, tak perlu bayar tiket dan cemilan untuk nonton bersama keluarga, tak ada lagi biaya ngemall, makan restoran maupun jalan-jalan ketempat wisata, bahkan untuk belanja online pun banyak yang mimilih untuk berhenti dulu karena khawatir paket yang dibawa terpapar virus.
4. Rajin berinovasi di dapur.

Tetap di rumah, mendorong ibu-ibu lebih inovatif dalam menyajikan menu makanan untuk keluarga, ibu dengan sendirinya berusaha mencipta dan mengkombinasikan bahan makanan di kulkas yang serba terbatas agar keluarga bisa makan enak dan sehat. Postingan makanan dan resep bertaburan dimedia sosial.

Nulis Bareng/tiwipratiwi