Arti Kesuksesan Sejati

Kebanyakan orang di dunia ini, berpandangan bahwa orang sukses adalah yang memiliki segala hal duniawi yang serba mewah, banyak uang, piala berderet, disanjung banyak orang dan banyak hal lain. Banyak orang belum mengetahui bahwa Kesuksesan Sejati adalah bagaimana menjadi orang yang sudah berhasil mengalahkan ego (dirinya sendiri). Banyak sekali orang sudah memiliki semuanya, tetapi tidak memiliki dirinya sendiri secara utuh. Hidupnya menjadi hancur berantakan dengan menjadi pecandu narkoba dan pengaruh negatif lainnya.

Pengaruh negatif sangat mudah mempengaruhi orang-orang yang belum berdamai dengan diri sendiri. Itulah mengapa walaupun sukses karirnya, belum tentu bisa menikmati hidup. Semua akhirnya sia-sia, karena hanya mengejar ambisi yang sering menghempaskan. Mencari kepuasan dan kebahagiaan semu, karena belum mengenal diri.

Kita lebih baik waspada, karena banyak orang terjebak dalam mengejar kesuksesan. Orang menjadi tidak tahu waktu, kurang bijaksana dalam mengatur pola hidup. Kesuksesan yang sudah diraih menjadi musnah tak berbekas, harus membayar pengobatan karena sakit.

Pengalamanku sendiri, kalau sudah sibuk bekerja, makan diabaikan, lembur dengan harapan pekerjaan cepat selesai dan akhirnya kurang tidur. Lupa bahwa tubuh kita perlu istirahat. Setelah mengalami sakit parah aku baru menyadari kesalahan fatal ini. Uang yang sudah aku dapatkan setelah bekerja bertahun-tahun, habis untuk berobat.

Puji Tuhan setelah aku ikhlas menerima kenyataan pahit itu, aku dipertemukan dengan yang sekarang menjadi suamiku dan bisa mencukupi kebutuhanku. Tuhan selalu membantu walaupun kita sudah melakukan kesalahan dan segera menyadarinya. Aku bisa lebih menghargai diri sendiri, orang lain dan apapun yang sudah kumiliki.

Kesuksesan tidak perlu dikejar. Segala hal yang dilakukan dengan sepenuh hati pasti berhasil. Rejeki, jodoh dan apapun kalau sudah menjadi milik kita tidak akan lari kemana. Kita hanya perlu berdamai dengan diri, membenahi diri dan memperbaiki kesalahan yang pernah kita lakukan.

Setelah berdamai dengan diri sendiri, kesadaran akan meningkat dengan sendirinya. Apapun yang kita lakukan lebih terkontrol, sehingga tidak akan melakukan kesalahan yang sama berulang kali. Mendiang papa mertua pun berpesan supaya dalam hidup harus tahu waktu. Semua sudah diatur sedemikian rupa. Beliau sudah sukses dalam usahanya, tetapi setelah tua mengalami komplikasi akibat kurang mengatur waktu dengan baik.

Pesan beliau aku sampaikan supaya tidak banyak orang mengalami kesia-siaan dalam hidup. Semoga bermanfaat dan kita lebih berhati-hati dalam menjalani hidup ini. Dengan demikian kita benar-benar meraih Kesuksesan Sejati.

Kita sukses dan bisa menikmati hasilnya, apalagi kalau mau berbagi kepada orang lain yang membutuhkan. Kepuasan batin benar-benar kita dapatkan. Selamat berjuang buat semua pembaca, supaya dapat merasakan kesuksesan sejati.

The Power of Thinkingđź’–

The Power of Forgivenessđź’–

Wenny Kartika Sari