AKU MEMILIH MEMAAFKANMU

Pernah melalui dan merasakan fase dimana gak pengen ngapa-ngapain. Hanya karena sebuah omongan?
Aku pernah merasakan itu, kesel, sebel, benci dan lain sebagainya. Parahnya lagi semua itu fitnah, dan bohong belaka. Hanya karena sudah gak ada lagi yang mau jadi bahan ghibahan.
Sabar, ikhlas dan jangan ambil pusing.
Aku melakukan itu semua supaya jiwaku tetap sehat dan aman. Hatiku terasa ringan, dalam hati ku bisikan “ aku memaafkan mu” meskipun terasa berat dan ogah-ogahan tapi tetap kulakukan.
Terkadang kita perlu sedikit cuek dengan keadaan sekitar yang tak menguntungkan, sedikit cuek dengan segala ghibahan yang tak terlalu penting.
Karena ada saat di mana, menjadi tidak tahu itu menyenangkan.
Mungkin mereka iri dengan segala kemampuan yang bisa kita lakukan, mereka ingin mencoba tapi tak bisa.
So,keep being yourself, and a good person.
Karena Tuhan sayang kepada setiap Umat yang saling memaafkan dan mengikhlaskan segala apa yang terjadi padanya.
Pada dasarnya, semua mahkluk ciptaannNya adalah baik, mungkin yang menyebabkan menjadi kurang baik bisa jadi lingkungan sekitar. Atau mungkin ada luka dalam dirinya di masa lalu yang belum terselesaikan.
Ah … Aku tahu yang sebenarnya.
Berusaha menjadi yang terbaik di antara yang baik yang bisa kulakukan. Karena terkadang apa yang menurut kita baik belum tentu dapat di terima baik.
Jadikan moment di bulan penuh suci ini saling memaafkan, mengikhlaskan apa yang terjadi. Still be a good human being and benefit others. Bismillahirrahmanirrahim.

Nubarnulisbareng/Dini Maysayu