Kenali NuBar Lebih Dekat!

Kenali NuBar Lebih Dekat!

𝓛π“ͺ𝓷𝓳𝓾𝓽π“ͺ𝓷 ….

Bismillah, saya tepati janji kemarin mau mengenalkan para pije. Tapi mohon maaf sebelumnya tidak bisa saya kenalkan semuanya, terutama untuk area selain Jawa Barat. Saya kan kebanyakan main di Jawa Barat jadi lebih banyak interaksinya dengan para pije di area sini saja. Jangan kecewa ya, yang saya kenalin adalah para pije yang event-nya pernah saya ikuti.

Oke, biar nggak kebanyakan basa basi, langsung saja … eng … ing … eng….

Pije pertama yang saya ikuti event-nya adalah Mbak Litha. Beliau adalah seorang penulis buku, blogger, trainer, dan pemerhati tumbuh kembang anak. Dua kali saya gabung dengan Mbak Litha. Pertama di “My Inspiration Idol” (buku sudah saya terima) dan yang kedua di “Ada Cerita di Balik Corona” (masih on proccess, mohon doa semoga lancar sampai di tangan). Saya sempat kaget pas buku MII tiba disertai piala, sempat membatin, “Kayaknya Mbak Litha salah milih orang nih.”) Btw, saya berterima kasih banget kepada Mbak Litha yang sudah memberikan inspirasi kepada saya sehingga saya nekat ngelamar jadi pije juga.

Pije selanjutnya adalah mbak Walidah Ariyani. Salut dengan perjuangannya. Jika saya berkaca pada beliau, saya masih tertinggal jauh. Dari beliau saya belajar bagaimana cara memenej grup dengan baik. Alhasil saya yang biasa kayak kanebo kering dan selalu silent reader pelan-pelan bisa ber haha hihi di grup. Percaya nggak, saya lahirnya 4 bulan lebih dulu dari beliau tapi secara pengalaman di dunia literasi beliau sudah sangat “dewasa” sementara saya masih “bayi merah”. Saya berhasil mengikuti beberapa event-nya beliau, antara lain: “Gagal Itu Biasa, Bangkitlah!”, “Bangkitkan kreativitas, Berkaca dari Tokoh Penemu Dunia”, dan “Ensiklopedia Hewan Dalam Al-Quran” (yang terakhir masih on proccess).

Pije paling banyak pahalanya karena membuat orang bahagia terus adalah Mbak Ade tauhid. Asli setiap kalimat yang beliau ucapkan itu suka memancing orang lain ketawa. Mau tahu resepnya? Tanya langsung sama yang bersangkutan ya, hahaha. Event yang saya ikuti adalah “Kepompong yang Menjadi Kupu” dan “Tak Selamanya kambing Hitam berwarna Hitam”. Eits, jangan salah, isi bukunya keren-keren penuh inspiratif.

Oh iya, Mba Rhea juga selain MA beliau sering menjadi PJ event menulis antologi. Saya pun pernah ngekor beliau di event “My first Love” dan Pije Stories. Banyak event lain yang keren tapi suka kebetulan sayanya lagi rempong, tahu-tahu deadline-nya udah lewat aja. Ini sih gara-gara sayanya kayak orangnya sok sibuk, jadi kadang jarang monitor  WA.

Pije yang paling membuat saya salut dalam cara perekrutan kontributor dan pengumpulan naskah adalah Pak Saiful, satu-satunya pije bapak-bapak yang on fire terus. Beliau ternyata sekampung dengan saya. Ups, jadi ikut bangga sebagai warga Kuningan hihihi. (Apa hubungannya ya? Pokoknya beliau orang Kuningan, terus beliau jadi orang yang hebat, nah saya sebagai orang Kuningan ikut bangga juga. Gitu maksudnya.) Saya yang nggak pernah menulis Fabel jadi tertarik untuk belajar dengan beliau.

Saya ikut event “Jelajah Museum Indonesia”, pije-nya Mbak Frida, ” ‘Mama Sersan”, pije-nya Mbak Alfi, “NuBar Spesial Legenda Rakyat”, pije-nya Mbak Anisah Saleh.

Ada juga pije yang saya ikuti event-nya tapi sekarang beliau sudah off karena sibuk di tempat lain: Mbak Deny (Jangan Menyerah), Mba Lilis (Aku Bukan Srikandi).  Serta beberapa pije yang eventnya belum pernah saya ikuti ada Mbak Mae, Mbak Riska, dan Mbak Mustika.

Oh iya, saya juga termasuk salah satu pije. Buku yang sudah terbit ada Trik Mendisiplinkan Siswa Ala Guru Milenial. Beberapa buku yang sedang proses antre terbit: Stop Being Your Self, Inspirasi Berharga dari Para Hafiz Muda, Rezeki yang (Tak) Tertukar, Kisah Indah di Bangku Kuliah, Bila Setitik Jangan Merusak Susu Sebelanga. Sementara event yang masih berjalan saat ini ada Terjebak Rasa, Jauh di Mata Dekat di Hati, Tetangga Oh Tetangga, dan 21 Kisah Inspiratif Penguat Jiwa.

Sebenarnya, kendala kami para pije adalah saat para kontributor lama mengumpulkan naskah. Pekan pertama dicek belum ada ide, pekan kedua dicek lagi baru dapat ide, pekan ketiga cek lagi baru mulai menulis, pekan berikutnya cek lagi baru setengah. Hingga beberapa hari menjelang DL cek lagi masih belum selesai dengan alasan ide terjebak macet.

Padahal menulis cerpen itu bisa selesai dalam 10 menit lho! Apalagi dengan batasan maksimal 4 halaman A4. Wait, kok bisa hanya dalam waktu 10 menit? Bisa dong kalau kita tahu cara mensiasatinya. Tak percaya, coba dengerin penjelasan dari masternya di channel NuBar Pro https://youtu.be/YAmjtz1NH7o. Ilmu lainnya juga banyak lho di https://www.youtube.com/channel/UCnFVZAeu4LtjTEOgU9KuXFA.

Saya rekomendasikan banget untuk membuka channel tersebut khususnya bagi teman-teman yang mau membuat cerpen dalam waktu singkat. Setelah belajar bersama Pak Deejay, jangan lupa tekan tombol like dan subscribe-nya ya!

Oke, sekian dulu dari saya ya. Karena challenge ini mewajibkan tag teman, jadi teman-teman yang saya tag mohon berkenan ya.

_𝓦𝓲𝓷π“ͺ 𝓔𝓡𝓯π“ͺ𝔂𝔂π“ͺ𝓭𝓱_

#Nubar
#NulisBareng
#Level2
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week4day4
#RNB016JABAR
#rumahmediagrup