Dengan Siapa Kita Akan Menua?

Dengan Siapa Kita Akan Menua?

Bahagianya orangtua saat menyambut kehadiran buah hati mereka. Begitu juga kedua orangtua kita  saat kita lahir ke dunia ini.

Kita ditimang dan diberikan kasih sayang penuh. Kita pun bahagia menjalani hari-hari bersama orangtua dan saudara.

Hingga bertumbuh besar dan remaja, orangtua membekali kita ilmu agama, juga memberikan pendidikan yang layak. Akhlak yang baik selalu dibiasakan, berharap kelak kita menjadi anak berbakti.

Saat dewasa dan cukup umur, kita mulai mencari pasangan hidup. Memulai hidup bersama dengan jodoh yang Tuhan hadirkan. Memiliki keturunan dan membangun keluarga sakinah.

Seolah siklus berulang. Di masa ini kita mencontoh apa yang telah dilakukan oleh orangtua kita dulu. Mengambil yang baiknya dan memperbaiki kekurangannya. Kita tidak lagi tinggal bersama orangtua. Kita telah mempunyai keluarga sendiri, dan menjalankan amanah mendidik putera-puteri kita. Namun, bakti kita pada orangtua tidak serta merta terhenti. Tetap menjalin shilaturahim.

Anak-anak bertumbuh, menjadi remaja, hingga dewasa. Saat tiba waktunya, kita harus merelakan mereka menghabiskan hari-hari bersama pasangan mereka. Anak-anak kita, putera dan puteri kita, tak lagi hidup bersama setiap waktu dengan kita. Kita merasakan pula apa yang dirasakan orangtua kita dulu.

Akhirnya, dengan siapa kita menghabiskan masa tua kita? Siapa yang akan selalu setia hadir di samping kita hingga akhir hayat? Pasangan kita. Ya, suami/isteri kita. Dengannya lah kita akan menua.

Wahai suami, lihatlah isterimu. Ketulusannya dan keikhlasannya tak mengharap balas. Carilah aura pesonanya yang dulu telah menjerat hatimu. Kecuplah keningnya. Ialah teman setiamu.

Wahai isteri, pandanglah suamimu. Semua peluh yang ia rasakan adalah untuk keluarga. Ia akan selalu bersedia menjadi perisai pelindungmu dan anak-anakmu. Raihlah tangannya, dan cium punggung tangannya dengan cinta. Ialah sahabat sejatimu.

Semoga kita diberikan umur yang panjang, penuh berkah di sisa usia kita. Amin ya robbal alamin.

Rumedia/yuyunkho